Televisi Kini Semakin ditinggalkan, Apakah Kiamat Jurusan Pertelevisian telah Tiba?

,

Prospek masa depan atau peluang kerja pertelevisian menjadi bahan pembahasan kita kali ini. Tulisan ini ditujukan untuk jurusan broadcasting yang mengambil sepesifikasi pertelevisian. Lebih khusus lagi pertelevisian type konvensional.

Televisi konvensional yang kami maksud adalah televisi yang hadir dalam bentuk kotak televisi yang diletakan atau digantung statis dalam salah satu ruangan di rumah atau kantor kita. Kita hanya dapat menonton tayangan televisi yang diatur, baik isi maupun jadwalnya, oleh stasiun televisi tertentu, seperti TRANS 7, TRANSTV, TVOne, iNews TV, Kompas TV dan sebagainya.

Tulisan ini mungkin akan membuat sebagian pembaca tidak setuju atau bahkan mungkin terganggu, terutama yang berkecimpung di dunia pertelevisian konvensional. Namun demikian, kami sama sekali tidak bermaksud menyinggung atau menjelekan jurusan tertentu.

Harapan kami sederhana saja, mudah-mudahan tulisan ini bisa membawa inspirasi dan perbaikan bagi siapapun yang membacanya.

Sekilas Jurusan                                                                                                                            

Jurusan broadcasting, dikenal juga dengan jurusan penyiaran, adalah jurusan yang mengajarkan ilmu-ilmu tentang komunikasi, produksi dan penyiaran. Biasanya, alumni jurusan broadcasting akan bekerja di sektor pertelevisian dan radio. Namun kebanyakan adalah di bidang pertelevisian.

Bekerja di bidang pertelevisian juga banyak jenisnya. Bisa di bagian kamera, produksi, reporter atau pembaca berita. Bisa juga dibagian program director atau maintenance perlengkapan dan sarana produksi.

Bagi yang kuliah di jurusan broadcasting, khususnya jurusan pertelevisian, biasanya akan mempelajari ilmu-ilmu tentang pengetahuan sejarah televisi, penulisan naskah film atau acara, tata kamera, editing artistik dan sebagainya.

Semua mata kuliah tersebut bertujuan agar mahasiswanya dapat menjadi pekerja dan manajer di industri pertelevisian.

Pemirsa Televisi terus menurun

Pada sisi lain, ada fakta menyedihkan bagi para pelaku industri televisi, bahwa ternyata pemirsa atau penonton televisi konvensional mengalami penurunan yang cukup signifikan. Silahkan perhatikan data hasil riset di samping.

Hal ini terutama terjadi pada generasi muda, di bawah usia 50 tahunan. Penurunan ini terjadi karena munculnya media hiburan alternatif yang lebih variatif, menghibur dan bebas memilih tayangan dibanding televisi konvensional. Media hiburan alternatif tersebut antara lain video games, media sosial online sekelas facebook, twitter atau instagram, layanan video streaming dan Youtube.

Video games, walaupun bukan faktor yang berpengaruh signifikan, jelas mengurangi pemirsa televisi. Apa lagi video games yang sekarang diproduksi sudah benar-benar menghibur dan memanjakan. Dibuat dengan rendering yang halus dan efek-efek khusus yang memukau ditambah dengan alur dan tantangan cerita yang variatif. Tanpa iklan pula. Benar-benar dapat membuat penggunanya kecanduan. Jauh berbeda dengan televisi konvensional yang seringkali diselingi iklan yang membuat bete.

Media sosial seperti facebook dan instagram juga telah mengambil peran dalam menurunkan pemirsa televisi. Media sosial lebih disukai karena setiap pengguna dapat terlibat aktif, saling berbagi konten, dan saling berinteraksi satu sama lain. Bahkan, melalui sosial media tersebut, para pengguna dapat melakukan promosi barang dan jasa yang mereka miliki dengan biaya yang jauh lebih murah daripada promosi di televisi.

Munculnya layanan video streaming juga menjadi penyebab menurunnya pemirsa televisi. Layanan video streaming seperti iflix atau netflix misalnya, membuat penggunanya lebih bebas memilih acara apa yang hendak ditonton, film apa yang hendak ditonton dan genre apa yang ingin dipilih.

Beda halnya dengan televisi konvensional. Jika film yang diputar adalah Transformer: Dark Side of Moon, misalnya, kita tidak bisa mengganti pilihan film tersebut walaupun fim itu sudah kita tonton berkali-kali. Kita hanya bisa ganti saluran/channel televisinya saja. Tapi tetap saja, kita tidak bisa memilih konten, acara atau film apa yang hendak ditonton.

Saingan utama yang mencaplok pemirsa televisi secara signifikan adalah Youtube. Youtube menjadi alternatif hiburan yang lebih menyenangkan, dan ini yang menjadi kompetitor utama televisi konvensional, salah satu alasannya karena Youtube memberikan kebebasan kepada penontonnya untuk memilih hiburan apa yang hendak ditonton. Berbeda dengan televisi konvensional yang mengatur jadwal tontonan tanpa bisa dipilih oleh penonton.

Youtube juga memberikan fasiltas kepada penggunanya untuk dapat berkomentar atau mengajukan pertanyaan terkait video yang ditontonnya. Bahkan penggunapun dapat memberikan jempol atas (like) jika video yang ditontonnya bagus dan memberikan jempol bawah (dislike) jika vdeo yang ditontonnya tidak bagus.

Riset tersebut memang dilakukan di Amerika sana. Tapi bukan tidak mungkin, 3 sampai 5 tahun yang akan datang, seiring dengan kemajuan teknologi dan peningkatan kecepatan internet, Fenomena itu terjadi pula di Indonesia.

Era Digital telah mendominasi

Satu benang merah yang dapat ditarik dari menurunnya pemirsa televisi dan hadirnya media hiburan alternatif adalah dominasi konten digital terhadap konten konvensional. Hal ini wajar saja karena memang eranya sudah era digital. Selain itu, konten digital tersedia lebih beragam.

Konten digital tersebut tersebar dalam beragam bentuk. Mulai dari sekedar teks, audio, video atau gabungan ketiganya. Konten-konten tersebut dapat diakses dengan mudah dan relatif bebas oleh banyak orang dengan hanya bermodal aplikasi dan jaringan internet.

Kemudahan dan kebebasan mengakses konten-konten tersebut semakin massive dengan adanya revolusi smartphone. Revolusi dari sekedar alat untuk berkomunikasi melalui pesan singkat dan telepon, berubah menjadi alat yang dapat melakukan banyak hal selain dua hal itu. Mulai dari berkirim gambar, membuat dan menonton video, mengingatkan waktu sholat, menunjukkan arah kiblat sampai untuk memantau kesehatan anak dan keamanan pintu serta jendela.

Smartphone pun berubah menjadi media hiburan dan pembelajaran yang praktis dan menghibur. Menonton trailer film terbaru di youtube sambil duduk minum kopi atau antri di apotik. Aktif di sosial media sambil mengasuh anak, atau belajar beragam resep masakan step by step sambil langsung praktek di dapur. Semua itu difasilitasi oleh smartphone, internet dan juga (biasanya) youtube.

Semua hal itu terjadi di era digital. Internet, smartphone dan aplikasi adalah kuncinya.

Dan, sampai saat tulisan ini dibuat, stasiun televisi konvensional yang sudah membuat aplikasi streaming untuk memfasilitasi konten digital mereka agar bisa dinikmati pemirsanya, baru .NET, yang lain sepertinya belum.

Kreatifitas dan inovasi

Lantas, bagaimana sekarang  bagi teman-teman yang sudah kuliah di jurusan pertelevisian?

Apakah harus keluar dan pindah jurusan?

Jawabannya adalah tidak perlu. Teman-teman dapat tetap kuliah di jurusan tersebut, tentu dengan sedikit saran.

#Saran 1. Jangan menutup mata atau menganggap remeh perkembangan teknologi dan informasi.

Menganggap remeh terhadap sesuatu adalah pangkal dari kehancuran. Teman-teman zaman sekarang ada yang masih ingat HP merk NOKIA? Sudah sangat jarang orang yang tahu dan mengingatnya. Padahal NOKIA adalah salah satu legenda HP yang telah bertahan selama puluhan tahun. Tapi sekarang? Masih adakah yang memasang neon sign NOKIA di  toko-toko smartphone? Hampir tidak ada. Sebab, produk-produk nokia sudah ditinggalkan.

Kenapa ditinggalkan? Karena nokia lambat, terlalu lambat malah, mengaplikasikan OS android pada HP produksinya. Akibatnya, OS symbian yang selama puluhan tahun digunakan nokia ditinggalkan karena sudah jadul dan miskin fitur.

Lambatnya nokia berinovasi salah satu sebabnya karena ia adalah market leader. Menguasai pangsa pasar HP saat itu. Sehingga ia khawatir, produknya yang menggunakan OS android akan ‘mematikan’ produk lainnya yang menggunakan OS symbian.

Sebab lainnya adalah (mungkin) karna nokia merasa sebagai market leader dan memiliki brand awarness yang cukup kuat di benak konsumen. Memang benar, saat itu brand nokia sangat mendominasi. Tapi hal itu segera ditinggalkan ketika beragam smartphone dengan OS android hadir membawa aneka fitur canggih yang tidak ada di produk nokia.

Buat apa merknya keren tapi fiturnya jadul!? Mungkin begitu alasannya.

#Saran 2. Pelajarilah cara-cara membuat konten digital yang keren, inspiratif dan berpotensi untuk viral.

Membuat konten digital, baik teks, gambar atau video, zaman sekarang tidak terlalu sulit. Beragam tutorial dan aplikasi hadir dan sangat memudahkan. Namun membuat konten yang berkualitas dan berpotensi viral, itu perkara lain. Butuh ilmu, fokus, serius dan ketekunan untuk mewujudkannya.

Namun, jika teman-teman sudah berhasil membuat konten yang berkualitas, menginspirasi dan kemudian viral, maka potensi untuk menambah isi pundi-pundi rekening bank melalui konten-konten digital akan semakin besar. Bagaimana caranya? Maaf, tidak saya bahas di sini.

# Saran 3. Jurusan dan Stasiun televisi konvensional sebaiknya segera merambah dunia digital.

Kemajuan teknologi berkembang dan berlari demikian pesat. Kita tidak bisa menghindari atau mencegahnya. Dan hanya yang terus berinovasi dan bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang akan survive.

Oleh karenanya, jika di kampus ada mata kuliah yang sudah tidak relevan dengan perkembangan teknologi, atau sarananya terlalu jadul, ada baiknya untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Jika stasiun televisi konvensional yang ada belum menyediakan konten-konten digital untuk para pemirsanya, maka mulailah membuatnya. Harapannya tentu agar pemirsa tetap setia walaupun mereka menontonnya lewat smartphone sambil antri di apotik.

Demikianlah prospek pertelevisian konvesional yang sepertinya akan semakin muram. Mudah-mudahan kemuraman ini segera berakhir berganti dengan kecerian melalui jalan kreatifitas dan inovasi para pelakunya. Salam inovasi.

Televisi Kini Semakin ditinggalkan, Apakah Kiamat Jurusan Pertelevisian telah Tiba?
https://infomahasiswa.com/televisi-kini-semakin-ditinggalkan-apakah-kiamat-jurusan-pertelevisian-telah-tiba/
https://infomahasiswa.com/feed/
Info Mahasiswa
tips kuliah – info kampus – info beasiswa – peluang bisnis
https://i0.wp.com/infomahasiswa.com/wp-content/uploads/2016/12/cropped-Identitas-di-browser-IM-1.jpg?fit=32%2C32&ssl=1

Kamu Mahasiswa Jurusan Akuntansi? 7 Profesi Ini Cocok Buat Kamu

, ,

Artikel ini adalah kontribusi dari blogger Rant Guswandi. Teman-teman bisa mengunjungi blognya di sini. Memiliki interest pada: Organisasi kepemudaan, Dakwah Islam, Akuntansi, perpajakan, membaca dan menulis.

Sebelum kamu memilih mau kuliah dimana dan ambil jurusan apa, pasti kamu terbayang-bayang dengan masa depanmu. Setelah lulus mau kemana? Berkarir di dunia profesional? Berbisnis? Atau lanjut kuliah lagi hingga bergelar profesor. Bagi kamu yang mengambil jurusan akuntansi, pastinya punya alasan tersendiri. Bisa jadi kamu suka dengan jurusan akuntansi karena menyukai bidang itu sejak SMA, bisa jadi karena lulusan akuntansi memiliki prospek yang cerah atau bahkan kamu asal milih saja.

Di Indonesia, Jurusan Akuntansi termasuk paling diminati. Apalagi di universitas negeri, persaingan untuk masuk jurusan tersebut sangat ketat, seperti yang dilansir oleh artikel dari website youthmanual.com. Lalu kenapa sampai sebegitu banyak peminatnya? Apa saja profesi yang cocok untuk lulusan sarjana akuntansi?

1. Akuntan Perusahaan

Setiap jenis perusahaan membutuhkan akuntan untuk mencatat serta mengelola keuangan perusahaan, apapun jenis perusahaannya, baik itu Perusahaan BUMN maupun Swasta. Menurut Data yang diambil dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2013 ada 47311 perusahaan dengan berbagai sektor. Jumlah ini akan terus bertambah dan mungkin tahun ini menjadi lebih banyak. Dengan begitu peluang menjadi seorang akuntan perusahaan pun semakin besar.

2. Profesi Internal Audit

Profesi ini berbeda dengan akuntan pada umumnya. Internal auditor mempunyai tugas memeriksa/mengaudit secara internal dalam perusahaan untuk kepetingan bagian manajemen perusahaan. Auditor bertugas memastikan hasil laporan keuangan sesuai dengan aslinya dan juga memiliki kewajiban untuk memastikan pihak manajemen telah melakukan tugas dan fungsinya secara efisien untuk kemajuan perusahaan.

Kalau kamu mengambil jurusan akuntansi, pasti akan ketemu dengan mata kuliah Auditing atau sejenisnya.

3. Akuntan Publik

Nah, sebenarnya profesi akuntan publik hampir sama dengan profesi internal Audit. Namun bisa dibilang profesi ini adalah kebalikan dari internal Audit. Akuntan Publik bersifat independen. Mereka mengaudit Laporan Keuangan suatu perusahaan.

Ada empat kantor akuntan publik terkenal di dunia yang juga sering disebut sebagai The Big Four. Empat perusahaan itu adalah Delloitte, Price Water House Coopers, Ernst & Young dan KPMG. Tertarik untuk masuk sebagai karyawan ke empat perusahaan terbesar itu?

4. Akuntan Pajak

Akuntansi tidak bisa lepas dari perpajakan. Dua hal ini selalu berkaitan. Khususnya di Indonesia yang memiliki perhitungan pajak tersendiri. Akuntansi pajak bertugas menghitung nilai pajak pada suatu perusahaan. Bukan hanya sekedar menghitung, namun kamu juga dituntut untuk menganalisis dan memberikan saran kepada manajemen agar pajak pada perusahaan dapat ditekan seminimal mungkin. Jika kamu berminat, silahkan mendalami ilmu manajemen Pajak dan ikut kursus sertifikasi brevet agar ilmu perpajakan kamu makin mantap.

5. Pegawai Negeri Sipil

Menjadi Akuntan Pemerintah? Kenapa tidak? Banyak mahasiswa yang mengincar posisi PNS setelah lulus sebagai sarjana akuntansi. Pembukaan lowongan CPNS biasanya selalu membuka lowongan untuk lulusan jurusan akuntansi. Karena hampir semua instansi pemerintah membutuhkan seorang akuntan untuk menangani keuangan instansi tersebut. Terutama di Kementrian Keuangan dan Dirjen Perpajakan. Meskipun tidak menutup kemungkinan instansi lain juga membuka lowongan tersebut

6. Dosen Akuntansi

Kalau kamu ingin mendalami ilmu akuntansi sampai ke tingkat S2 dan S3, kamu bisa menjadi dosen akuntansi di perguruan tinggi. Tidak terbatas di Universitas, kamu juga bisa menjadi pengajar di berbagai lembaga kursus atau menjadi guru SMA atau SMK sesuai dengan apa yang kamu cita-citakan.

7. Entrepreneur

Menjadi pebisnis bisa dilakukan oleh siapapun dan dengan berbagai latar belakang pendidikan. Termasuk kamu seorang sarjana akuntansi. Setidaknya kamu punya dasar yang kuat tentang bagaimana mengelola keuangan sebuah badan usaha. Kamu bisa menjual keterampilan kamu dalam mengelola keuangan perusahaan, membuat kantor akuntan publik atau menjadi konsultan pajak.

Menurut Samuel Ginting, lulusan Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Indonesia tahun 2009 mengatakan bahwa Ia memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis dengan membuka Kantor Akuntan Publik di Medan setelah 2 tahun bekerja sebagai karyawan di perusahaan software kasir yaitu Dealpos, karena menurutnya ilmu yang ia dapatkan selama kuliah jurusan akuntansi memudahkannya untuk menjadi seorang entreupreneur.

Dengan banyaknya pilihan, tentunya kamu nggak perlu bingung dengan jurusan yang kamu pilih ini. Kamu bisa mulai dari sekarang mengembangkan skill yang kamu miliki, terutama di bidang akuntansi. Sudah siap kah meraih masa depan yang cerah?

10 Kegiatan Keren Untuk Mengisi Liburan Semester Agar Lebih Berkesan

,

Mengisi liburanLiburan semester adalah saat yang ditunggu-tunggu. Liburan semester menjadi saat yang tepat untuk rehat melepas penat setelah rutinitas kuliah yang padat. Biasanya, para mahasiswa pulang ke rumah saat liburan semester. Ada juga yang pergi piknik, berwisata untuk refreshing. Tapi ada juga yang Cuma tetap di kost atau kontrakan, kemudian banyak tidur dan main game terus.

Sebenarnya, ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan agar lebih berkesan selain pulang ke rumah atau tiduran di kost dan maen games. Berikut ini diantaranya 10 kegiatan keren yang dapat teman-teman lakukan untuk mengisi liburan semester agar berkesan.

  1. Mengikuti kursus atau training untuk mengasah skill tertentu

Kegiatan pertama yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan semester adalah dengan mengikuti kursus, pelatihan atau training untuk mengasah skill tertentu.

Pelatihan apa yang sebaiknya diikuti?

Pelatihan apa saja. Namun usahakan pilih jenis pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan skill teman-teman secara signifikan dan dapat membantu mewujudkan cita-cita. Selain itu, pilihlah jenis pelatihan atau training dengan biaya yang relatif terjangkau dan sesuai dengan minat teman-teman. Sesuaikan pula dengan durasi waktunya sehingga tidak melebihi waktu liburan teman-teman.

Materinya macam-macam. Bisa berupa training desain grafis, training presentasi, public speaking, bahasa inggris, TOEFL Preparation, dan sebagainya. Bisa pula training tentang bagaimana memulai usaha dengan modal kecil dan waktu yang terbatas. Atau, training tentang bagaimana mengasah dan meningkatkan kemampuan diri agar mampu mendapatkan karier impian.

Teman-teman juga bisa memilih bentuk pelatihan atau kursus yang akan diikuti. Bisa berupa kursus off line, dimana teman-teman harus datang dan hadir secara fisik mengikuti training tersebut di sebuah tempat dan waktu tertentu. Keuntungan kursus off line adalah kemajuan perkembangan dan penguasaan materi akan lebih terkontrol. Selain itu, kehadiran yang teratur akan membuat teman-teman lebih disiplin dalam mengikuti kursus.

Namun, teman-teman juga dapat mengikuti kursus online. Keuntungannya, kursus online waktunya lebih fleksibel. Sebab materi kursus bisa didownload atau dibaca dan ditonton di member area. Jadi kita bebas kapan hendak mempelajari dan mengulangnya kembali. Selain itu, kursus online tidak mengharuskan teman-teman hadir secara fisik pada tempat dan waktu tertentu. Salah satu contoh tempat kursus online dengan materi bagus dan harga terjangkau dapat dilihat disini.

  1. Menjadi relawan untuk proyek-proyek sosial

Menjadi relawan? Ya, menjadi relawan. Artinya teman-teman menjalani suatu pekerjaan tanpa bayaran atau imbalan tertentu.

Relawan pada kegiatan apa?

Macam-macam. Misalnya, proyek pembersihan dan pengecatan 15 mushola di sekitar kampus. Proyek pembersihan sampah, penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja, atau menjadi relawan pada pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK atau Dasawisma setempat.

Bekerjasamalah dengan teman-teman yang lain, atau lembaga nirlaba untuk membantu secara finansial dan legalitas kegiatan. Ajak dan libatkan pula aparat atau dinas-dinas terkait sebagai perwakilan dari unsur pemerintahan.

Ada banyak manfaat yang bisa teman-teman peroleh dengan menjadi relawan, diantaranya, memberikan kepuasan secara kejiwaan karena membantu dan meringankan beban oranng lain. Keuntungan lainnya, teman-teman dapat menambah jaringan (network) dengan banyak pihak. Dan ini sangat bermanfaat ketika teman-teman telah lulus kuliah nantinya.

Manfaat selanjutnya dari kegiatan menjadi relawan ini adalah, jika ada bukti dan dokumentasinya, dapat dijadikan modal pendukung untuk melamar beasiswa perguruan tinggi di luar negeri. Informasi lebih lanjut tentang bagaimana mendapatkan beasiswa ke luar negeri dapat teman-teman lihat di sini.

  1. Mulai membangun personal blog

Personal blog. Idealnya, teman-teman yang sudah hidup di zaman digital ini memilikinya. Sesuai dengan passion dan ilmu yang dimilikinya.

Personal blog adalah kumpulan catatan atau tulisan yang berisi tentang ilmu dan pengalaman atau skill pada bidang tertentu sesuai dengan kecintaan sang pemilik blog. Personal blog menjadi sesuatu yang sudah seharusnya teman-teman miliki karena beberapa pertimbangan, yaitu:

Kepemilikan personal blog menunjukkan bahwa teman-teman cukup melek teknologi. Bukan termasuk kelompok yang gaptek

Pada perusahaan bonafid, berkembang dan banyak memanfaatan perkembangan teknologi digital, kepemilikan personal blog menjadi salah satu pertimbangan diterima atau tidaknya lamaran kerja seorang kandidat.

Personal blog juga menjadi salah satu nilai pembeda yang positif bagi seorang kandidat dibanding kandidat lainnya yang hanya bermodalkan ijazah dan sertifikat saja. Dan tentu saja ini membuka kesempatan lebih lebar untuk meniti karier yang cemerlang.

Keuntungan lain dari memiliki personal blog adalah, jika blog tersebut dikelola dengan profesional, diisi dengan konten berkualitas dan diupdate kontennya secara rutin, maka itu bisa menjadi sarana menghasilkan uang. Entah dengan jalan Google adsense, affiliate program atau yang lainnya. Dan kesempatan untuk membangun personal blog yang keren itu dapat dimulai saat liburan datang.

Jangan berfikir, saya tidak bisa coding, saya tidak bisa pemrograman, saya tidak mengerti urusan cPanel dan hosting, atau fikiran tidak bisa-tidak bisa lainnya. Awal ketika saya membangun blog infomahasiswa.com ini, kondisinya sama dengan teman-teman. Saya tidak mengerti semua hal yang disebutkan di atas. Tapi, seiring berjalannya waktu, kita bisa mempelajari itu semua sedikit demi sedikit sambil jalan. Alhamdulillah, jadilah blog seperti yang sedang teman-teman baca.

Soal tutorial atau panduan mengenai teknis membuat personal blog yang baik dan berkualitas, teman-teman bisa googling sendiri. Demikian juga urusan hosting dan domain, banyak penyedia yang menawarkan dengan beragam harga dan fasilitas. Saya sendiri belajar membangun blog ini dari sini.

  1. Mencoba membuka bisnis atau jasa

Mencoba membuka bisnis atau jasa dapat dijadikan kegiatan alternatif selanjutnya dalam mengisi liburan semester.

Bisnis atau jasa apa kira-kira ya?

Bisnis apa saja. Namun usahakan bisnisnya adalah yang tidak memerlukan modal awal banyak dan dapat dilakukan saat liburan. Lebih baik lagi jika barang yang dijual dapat dikembalikan jika tidak laku. Sehingga resiko ruginya lebih minimal.

Jika layanan jasa, maka usahakan untuk memberikan jasa yang benar-benar anda kuasai. Atau bekerja sama dengan partner yang terpercaya dan telah memiliki reputasi yang baik.

Tentu mencoba bisnis atau membuka jasa di sini targetnya bukan langsung mencari keuntungan tapi targetnya lebih kepada mengasah naluri bisnis dan membina jaringan. Agar setelah lulus, secara mental sudah siap jika ternyata takdirnya bukan menjadi PNS atau karyawan.

Contoh bisnis yang dapat dimulai saat liburan misalnya, jualan siomay dengan 5 level pedas. Jualan nasi goreng dengan aneka topping yang mengugah selera. Atau jual beli HP second.

Contoh layanan jasa yang bsa dibuka saat liburan misalnya, jasa photography, jasa foto prewedding atau menjadi EO (Even Organizer) pada acara seminar dan pernikahan. Contoh layanan jasa lainnya antara lain, jasa freelance untuk desain grafis, membuat video animasi, dan lain sebagainya.

Jika disebutkan dan dibahas satu per satu, terlalu banyak. Tapi intinya, jangan takut mencoba, jangan takut gagal. Toh, target utamanya adalah mencari pengalaman dan mengasah naluri bisnis, bukan langsung mencari profit.

  1. Traveling sebagai backpacker

Traveling sebagai backpacker, bisa menjadi alternatif menarik untuk mengisi liburan semester teman-teman. Sebagai backpacker sederhananya diartikan sebagai perjalanan liburan tanpa menggunakan jasa agen perjalanan atau angkutan travel. Semuanya diurus sendiri, mulai dari urusan transportasi, penginapan dan makan selama dalam perjalanan maupun di tempat tujuan. Berangkatnya bisa sendirian, berdua atau rombongan.

Soal transportasi, bisa naik angkutan umum atau menumpang mobil pengangkut sayur biar lebih irit dan akrab dengan warga. Jika jarak yang akan ditempuh tidak terlalu jauh, sekitar 1 3 kilometer, berjalan kaki saja. Jarak tersebut tidak terlalu melelahkan untuk ditempuh berjalan kaki. Apalagi jika pemandangannya indah atau teman-teman berjalan tidak sendirian.

Soal penginapan, bisa menginap di losmen yang murah, menumpang menginap di rumah warga, atau menginap di mushola atau masjid setempat dengan timbal balik membersihkan kamar mandi, tempat wudhu dan halamannya.

Namun tentu kegiatan ini harus diperhitungkan matang-matang sebelum berangkat. Mulai dari tujuan traveling, rute perjalanan, kondisi keamanan dan sosial budaya setempat, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Menulis buku atau novel

Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan semester adalah menulis buku atau novel. Menulis kumpulan cerpenpun boleh. Atau jika teman-teman biasa mengisi kultum atau ceramah di mushola dan masjid setempat, itu juga boleh. Intinya, menulis.

Liburan semester yang cukup panjang, sangat tepat dimanfaatkan untuk mengasah dan memunculkan kemampuan menulis teman-teman.

Menulis itu tidak sesulit yang dibayangkan. Jika teman-teman rajin membaca, itu sudah menjadi modal untuk menulis. Asal berani mencoba dan sering dilatih, maka kemampuan menulis teman-teman akan semakin bagus.

Temanya bagaimana? Temanya bebas. Saran saya mulailah dari hal-hal sederhana di sekitar kita dan dari hal-hal yang kita kuasai. Pengalaman yang teman-teman miliki, jika itu ada ilmu dan manfaat yang bisa dibagikan, bisa juga dituliskan.

Contoh, mungkin ada di antara teman-teman yang pandai membuat soto. Maka tulislah resep tentang bagaimana membuat soto yang enak, khas dan membuat yang makan ketagihan. Urusan gambar dan cover, googling saja di internet. Banyak sekali.

Jika teman-teman punya pengalaman tentang bagaimana menangani kenakalan anak-anak pra sekolah, tuliskan itu. Tuliskan dalam bentuk sebuah buku kemudian tawarkan kepada penerbit. Jika teman-teman belum cukup percaya diri untuk mengirimkannya ke penerbit, terbitkan sendiri atau publish saja di blog.

  1. Magang di institusi atau perusahaan

Magang di perusahaan menjadi pilihan kegiatan mengisi liburan selanjutnya. Magang artinya ikut bekerja di sebuah perusahaan tanpa atau dengan sedikit imbalan. Tujuan magang adalah untuk mencari pengalaman nyata di dunia kerja sambil menyerap ilmu-ilmu yang sering kali tidak diteukan di ruang kuliah.

Magang biasanya dilakukan pada tempat atau perusahaan yang menjalankan ilmu sesuai dengan yang teman-teman tempuh. Misalnya, teman-teman kuliah di peternakan, maka biasanya magang dilakukan di perusahaan pembibitan (breeding farm) atau di perusahaan penggemukan sapi (feedloter). Jika teman-teman kuliah di jurusan PG PAUD, maka biasanya magang dilakukan di PAUD atau TK.

Perlu diketahui, biasanya institusi tempat magang tidak menerima magang individu yang tidak resmi. Sehingga harus ada semacam surat pengantar magang yang mengantarkan kita dari institusi tempat kita berada. Urusan surat pengantar ini bisa diatasi. Teman-teman bisa mengajukan permohonan tertulis kepada Fakultas untuk dibuatkan surat pengantar magang.

Bila telah berada di tempat magang, seraplah segala ilmu dan pengalaman yang teman-teman temukan di sana. Jangan ragu untuk meminta petunjuk harus seperti apa, harus menyiapkan apa ataupun harus mengerjakan apa. Catat, potret dan rekam kegiatan-kegiatan tertentu bila perlu, agar kita bisa mengulang dan menyegarkan kembali pelajaran yang telah didapat selama magang.

  1. Menjadi assisten pada proyek penelitian dosen

Ini kegiatan yang asyik untuk mengisi liburan, menjadi assisten pada proyek penelitian dosen.

Menjadi assisten dosen pada proyek penelitiannya merupakan kesempatan langka dan sangat sedikit mahasiswa yang mendapatkan kesempatan tersebut. Dosen yang hendak melakukan penelitian biasanya membutuhkan assisten untuk membantu memberikan perlakuan pada objek penelitian, mencatat data bahkan kadang sampai membantu menghitung dan menganalisis data yang telah dikumpulkan.

Pada penelitian lain, assisten dosen biasanya juga membantu dalam hal menyebar kuisioner, menemui responden, atau menemani dosen melakukan survei lapangan.

Mengapa dikatakan kegiatan yang asyik? Sebenarnya belum tentu juga, tergantung berat tidaknya penelitian dan bagaimana pula dosennya. Namun secara umum ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari kegiatan menjadi assisten penelitian dosen ini.

Keuntungan pertama, jelas teman-teman mendapat kesempatan untuk melakukan penelitian secara real yang langsung didampingi oleh dosennya. Jika ada hal baru atau tidak dapat difahami oleh ilmu yang telah teman-teman terima selama kuliah, bisa langsung bertanya dan berdiskusi dengan dosennya.

Keuntungan kedua, jika sudah berada pada semester akhir dan sudah saatnya melakukan penelitian untuk skripsi, biasanya kita mendapatkan kesempatan untuk meneliti satu sub bahasan Sub bahasan ini diperbolehkan untuk bahan penelitian skripsi kita. Jadi tidak usah bingung-bingung mencari judul skripsi dan membuat rencana penelitian sendiri.

Keuntungan ketiga, tapi jangan terlalu berharap. Biasanya dosen yang kita bantu proyek penelitiannya, menyediakan anggaran untuk transportasi dan konsumsi para assistennya. Bahkan kadang, jika penelitiannya sudah selesai, para assistennya mendapat sedikit insentif sebagai ucapan terima kasih atas curahan waktu, tenaga dan fikirannya. Lumayan kan.

Bagaimana caranya supaya dapat kesempatan ini?

Pertama, jelas teman-teman harus kenal dan dekat dengan dosennya. Jika tidak kenal mana mungkin dosen akan memilih. Sering-seringlah bertanya dan berdiskusi dengan dosen, tentu tanpa mengganggu aktifitasnya. Bisa juga minta senior untuk membuka komunikasi awal dengan dosen.

Kedua, teman-teman harus memiliki IPK yang meyakinkan. IPK antara 3,25 sampai 3,5 insyaAllah sudah cukup. Akan lebih baik lagi jika teman-teman memiliki nilai A pada mata kuliah pendukung penelitian sang dosen.

Ketiga, teman-teman sebaiknya menyediakan waktu, stamina, dan kesabaran yang cukup. Karena kadang penelitian seperti itu dilakukan dibawah tekanan, butuh ketelitian dan kehati-hatian.

Dengan tiga hal tadi, mudah-mudahan teman-teman dapat menjadi assisten dosen sesuai harapan.

  1. Menghafal Al-Quran

Ini khusus muslim.

Menghafal Al-Quran adalah kegiatan yang mulia dan bermanfaat dunia akhirat. Manfaat dunia, otak teman-teman akan terpacu membentuk sinaps dan jaringan yang lebih kompleks sehingga meningkatkan kemampuan berfikir. Keuntungan akhiratnya, teman-teman akan dimuliakan oleh Allah SWT sesuai dengan kadar hafalan Al-Qurannya.

Tapi ada syaratnya.

Pertama, teman-teman harus sudah memahami kaidah tajwid dan makhorijul huruf dengan baik. Sebab, salah panjang pendek atau salah bunyi huruf bisa merubah arti dari lafadz yang teman-teman baca. Jika pengetahuan tajwid dan makhorijul hurufnya belum bagus, sangat disarankan teman-teman mempelajari dua hal ini terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mulai menghafal Al-Quran.

Kedua, komitmen tingkat tinggi. Sebab menghafal Al-Quran adalah pekerjaan berulang yang sering kali cepat membuat orang bosan. Apalagi jika metode menghafal yang digunakan tidak sesuai dengan gaya belajar yang teman-teman miliki. Hafalan akan seperti susah nyantolnya.

Ketiga, niat yang ikhlas. Niat yang ikhlas ini harus dijaga sampai kapanpun. Agar hafalan Al-Quran yang kita miliki membawa keberkahan dan manfaat dunia akhirat.

Bagaimana caranya?

Cara sederhana namun sangat tidak dianjurkan adalah dengan menghafal sendiri. Sebab kita tidak bisa mengontrol secara tepat kualitas bacaan kita juga tidak memiliki target yang jelas hendak sebanyak apa hafalan yang akan dikejar.

Cara kedua, membentuk kelompok bersama 2 atau 3 teman dengan tujuan sama. Hal ini lebih baik daripada cara pertama. Sebab, teman-teman satu kelompok dapat saling meluruskan jika ada bacaan yang keliru. Teman-teman satu kelompok juga dapat saling menyemangati dan memacu hafalan agar lebih bersemangat lagi.

Cara ketiga, berkomitmen dengan ustadz yang kompeten untuk setor hafalan setiap hari. Ini bisa dilakukan sendiri atau berkelompok. Setiap hari teman-teman harus setor hafalan untuk dichek kualitas bacaannya. Jika dinyatakan lulus baru menambah hafalan

Cara keempat, teman-teman bergabung atau ikut menginap di pondok-pondok pesantren atau lembaga penghafal Al-Quran. Cara ini yang paling baik, sebab secara lingungan sudah terkondisikan dengan sangat mendukung. Juga ada ustadz yang memantau perkembangan dan kualitas hafalan kita.

Oya, ada tips bagaimana menghafal Al-Quran bagi teman-teman mahasiswa yang sibuk. Baca tipsnya di sini.

  1. Berangkat umroh ke tanah suci

Ini khusus muslim juga.

Mengisi liburan semester dengan berangkat umroh ke tanah suci, mungkin hanya dapat dilakukan oleh sebagian orang. Karena biayanya yang memang di luar kemampuan sebagian besar kantong mahasiswa. Namun demikian, alternatif kegiatan ini layak teman-teman coba untuk menemukan suasana dan sentuhan spiritualitas baru.

Bagaimana jika secara keuangan belum mampu?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, jika teman-teman berniat umroh namun masih terkendala biaya.

Cara pertama adalah dengan menabung setiap bulan. Ini cara klasik namun masih cukup efektif untuk mencicil biaya umroh yang rata-rata berkisar 20jutaan. Jika setiap bulan menabung 1 juta rupiah, maka setidaknya, 2 tahun kemudian baru bisa berangkat umroh.

Cara kedua adalah dengan menjadi member, agen atau tim marketing dari sebuah agen travel umroh. Biasanya agen akan memberikan komisi antara 500 ribu sampai dengan 2 juta rupiah untuk setiap pendaftar. Komisi itu dapat dideposit atau disimpan lebih dulu sampai jumlahnya mencukupi untuk biaya berangkat umroh.

Oke, itulah 10 kegiatan keren rekomendasi dari saya yang dapat teman-teman lakukan untuk mengisi liburan semeser agar lebih berkesan. Silahkan dipilih yang sesuai dengan minat dan kemampuan teman-teman. Jangan lupa dibagikan supaya artikel ini dapat memberikan inpirasi kepada lebih banyak orang.

Jika Kamu Lelah, Suntuk, Bosan dan Malas Kuliah, Lakukanlah 3 hal Sederhana ini

,

Kadang ada saatnya kita malas kuliah. Rasanya suntuk dan bosan masuk ruang kelas dan mendengarkan dosen berceramah. Aktifitas perkuliahan yang padat juga sering kali membuat badan dan fikiran lelah, yang tentu saja membawa bad mood.

Wajar, kalau sesekali teman-teman mengalami hal tersebut. Asal jangan tiap hari. Namun demikian, jangan sampai kebosanan dan rasa malas kuliah teman-teman menghambat kuliah. Apalagi sampai menghancurkan mimpi teman-teman. Bagaimanapun juga, kuliah harus tetap berjalan, mimpi harus tetap dikejar, cita-cita harus tetap diwujudkan

Jika yang lelah adalah badan, maka beristirahatlah yang cukup, makan makanan yang bergizi dan minum multivitamin atau madu untuk mengembalikan stamina. Teman-teman juga bisa mengambil izin atau cuti kuliah selama 2-3 hari untuk memulihkan kesegaran badan.

Namun demikian bagaimana halnya jika tiba-tiba fikiran dan mental kita yang lelah, sehingga kita merasa suntuk, bosan dan malas kuliah? Bagaimana halnya jika rasa suntuk, bosan dan malas kuliah itu membelenggu teman-teman? Berikut ini 3 hal sederhana yang dapat teman-teman lakukan untuk keluar dari belenggu tersebut.

Hal Sederhana 1# Menatap dan Merenungkan kembali Mimpi Teman-teman.

Inilah hal sederhana pertama yang dapat teman-teman lakukan untuk memutus belenggu rasa malas, suntuk dan bosan.

Cobalah untuk mengambil waktu yang sepi senyap, sendiri tanpa gangguan dan kebisisngan. Kemudian renungkan kembali mimpi teman-teman. Apapun itu.

Renungkanlah kembali.

Apakah teman-teman-teman bermimpi untuk diwisuda, mengenakan toga dengan wajah bangga karena lulus dengan cum laude. Kemudian berfoto bersama ibu, ayah dan anggota keluarga yang lain?

Apakah teman-teman ingin segera lulus supaya ibu dan ayah lebih ringan biaya hidupnya karena sudah tidak perlu membiayai kuliah teman-teman?

Apakah teman-teman, ingin segera bekerja di perusahaan bonafid dan multinasional, agar dapat mengumrohkan ibu dan ayah?

Apakah teman-teman memiliki mimpi ingin segera lulus dan menikahi gadis impian yang selama ini bayangan senyumnya menari-nari di pelupuk mata?

Atau…

Teman-teman memiliki mimpi lain.

Cobalah untuk merenungkan kembali mimpi-mimpi itu, kemudian bayangkan dan rasakan sisi positif dan negatifnya.

Contohnya begini.

Misalnya teman-teman bermimpi untuk dapat segera lulus dengan IPK Cum Laude dan segera masuk perusahaan bonafid. Kemudian menabung untuk dapat mengumrohkan ibu dan ayah.

Mari bayangkan dan rasakan sisi positifnya.

Bayangkan, betapa bangga dan bahagiannya ibu dan ayah jika saat wisuda, mereka mendapat kehormatan untuk duduk di deretan depan karena prestasi dan IPK kita yang cum laude. Bayangkan ketika nama kita dipanggil, ibu dan ayah mendengar panggilan itu dengan senyum kebanggaan dan kebahagiaan. Bayangkan senyum mereka, bayangkan dan rasakan dengan jelas kebahagiaan mereka.

Teman-teman ingin ibu dan ayah bangga dan bahagia dengan prestasi dan keberhasilan kita kuliah? Pasti ingin!

Demikian pula sebaliknya.

Bayangkan, betapa sedih, kecewa dan malunya perasaan ibu dan ayah, jika ternyata kita gagal wisuda karena DO (Drop Out). Kita tidak bisa melanjutkan studi karena nilai IPK yang terus-terusan satu koma. Oiya, biar IPKnya tidak satu koma terus, teman-teman bisa membaca artikel ini.

Betapa sedih dan kecewanya mereka, setelah bertahun-tahun mereka membiayai sekolah, kuliah dan kebutuhan lainnya, tiba-tiba anaknya dikeluarkan dari kampus. Mereka akan sangat sedih sekali. Lebih dari itu, mereka akan menanggung malu seumur hidup, karena anaknya gagal kuliah.

Teman-teman ingin ibu dan ayahnya sedih, kecewa dan malu karena ulah teman-teman? Tentu tidak!

Intinya, renungkan dan bayangkan senyata mungkin keberhasilan dan kegagalan yang akan teman-teman rasakan ketika mimpi itu gagal diwujudkan.

Hal Sederhana 2# Pergi Bersilaturrahmi Menemui Orang yang Inspiratif

Bersilaturrahmi, kata para kiyai, ustadz dan penceramah, bisa memanjangkan umur dan menambah rezeki. Itu betul, dan saya alami sendiri saat dulu kuliah.

Tapi sebenarnya, lebih dari sekedar itu. Silaturrahmi juga bisa memberikan inspirasi dan energi tambahan untuk menggelorakan semangat kuliah teman-teman yang terpuruk. Dengan catatan, teman-teman tidak salah memilih orang tempat bersilaturrahmi.

Pilihlah orang yang sukses dalam hal kuliah atau pekerjaan. Ia juga telah cukup mengalami pahit manisnya hidup. Selain itu, pilihlah orang yang secara moral baik dan diterima masyarakat atau komunitasnya.

Orangnya, bisa dosen, bisa pedagang, bisa kiyai, bisa pejabat, bisa seorang blogger, bisa penulis, bisa tetua kampung atau bahkan petani berprestasi di desa.

Jika sudah ketemu, bagaimana?

Jika sudah ketemu dengan orangnya, teman-teman bisa bertanya kisah hidupnya. Bertanya misalkan tentang kisah hidupnya yang paling berharga. Atau saat dia menghadapi kehidupan yang paling sulit dan bagaiman caranya mengatasi itu. Dan sebagainya. Intinya, tanya dan dengarkan kisahnya terlebih dahulu.

Biasanya ini akan membantu.

Jika belum, baru teman-teman bisa curhat tentang kesulitan dan rasa malas yang sedang teman-teman alami. Mudah-mudahan dengan pengalaman dan kebajikan hidup yang telah ia jalani, ia akan memberikan saran-saran yang tepat untuk mengalahkan kemalasan tersebut.

Hal Sederhana 3# Bersedekah

Bersedekah? Apa hubungannya?

Ya, bersedekah. Bersedekah dapat membantu mengurai belenggu malas yang membelenggu teman-teman.

Hubungannya begini.

Bersedekah, apapun itu, bisa uang, makanan, buah-buahan, pakaian hangat, selimut, atau perlengkapan sekolah, adalah pemberian sesuatu yang bermanfaat. Bukan karena kita terpaksa, juga bukan karena kita sudah tidak mau memakainya lagi. Tetapi usahakan bersedekah dengan niat untuk memberikan manfaat.

Bersedekahlah kepada mereka yang membutuhkan. Misalnya bersedekah perlengkapan dan seragam sekolah kepada anak yatim. Bersedekah membayarkan SPP bagi santri penghafal Al-Qur’an, dan sebagainya.

Secara psikologis, bersedekah itu akan meringankan jiwa. Menghilangkan penyakit pelit dan rasa sayang yang berlebihan terhadap harta atau sesuatu yang kita miliki.

Selain itu, bersedekah akan membuat penerima menjadi bahagia. Dan percayalah kebahagiaan itu akan menular kepada kita. Kebahagiaan memberi sesungguhnya lebih besar dari pada menerima, jika kita ikhlas melakukannya.

Dan, rasa bahagia yang mekar dalam jiwa akan mengikis rasa malas dengan perlahan. Bahkan mungkin tanpa teman-teman sadari. Sebab, jika teman-teman bahagia, teman-teman akan menikmati aktifitas dan kehidupan teman-teman. Termasuk kuliah.

Mungkin sebagian teman-teman tidak mempercayai hal yang ke tiga ini. Tapi lakukanlah. Lakukanlah sedekah dengan ikhlas dan rutin. insyaAllah, kemalasan, rasa lelah, suntuk dan bosan ini perlahan akan hilang.

Buktikan saja.

Jadi selamat menikmati kuliah teman-teman. Jangan sampai mimpi teman-teman hilang dan orangtua kecewa hanya karena rasa malas dan bosan.

Jangan lupa dibagikan ya! Terima kasih

MUSYAWARAH MAHASISWA KE-2 (STIE) DWIMULYA

MUSMA KE-2

MUSYAWARAH MAHASISWA KE-2

SEKOLAH TINGGI ILMI EKONOMI  (STIE) DWIMULYA

Saung Galih Banten Lama, 20-21 April 2013

Mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dwimulya menggelar Musyawarah Mahasiswa Ke-2  Tahun 2013, pada tanggal 20-21 April 2013 bertempat di Saung Galih Banten Lama dengan mengangkat tema “ Komitmen Bersama, Nafas Bersama”, salah satu agenda inti dari acara ini adalah pertanggung jawaban Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode tahun 2012 dan pemilihan Presiden Mahasiswa periode 2013, Acara diawali penyampaian laporan Ketua Panitia MUSMA Abdul Kadir Jaelani, yang mengharapkan Musma kali ini selain melaksanakan agenda inti tersebut juga menghasilkan sebuah rekomendasi yang berkaitan dengan tema Musma, sementara Ketua STIE Dwimulya Ir,Hj, Ati Hartati, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa mutu proses pendidikan  merupakan target ideal yang harus dicapai secara bersama-sama baik oleh Institusi sebagai lembaga penyelenggara pendidikan maupun mahasiswa melalui sebuah kerjasama yang saling memahami posisi masing-masing, lebih jauh Hj. Ati Hartati, menyatakan salah satu indikator proses yang bermutu adalah adanya sikap kritis mahasiswa dalam memberikan masukan terkait dengan tatakelola penyelenggaraan pendidikan sehingga tercipta suasana akademik yang kondusif, sikap kritis mahasiswa ini pula yang akan mendorong semangat untuk berani mewujudkan cita-citanya. Sikap kritis mahasiswa tidak hanya diperoleh pada saat proses belajar namun juga melalui organisasi BEM ini, namun demikian harus diingat bahwa aktivitas organisasi jangan sampai mengorbankan waktu belajar sehingga proses belajar terbengkalai, diakhir sambutannya Hj. Ati Hartati berpesan mari kita jadikan momentum Musma ini menjadi sebuah proses pembelajaran bagi kita semua, dan buatlah program kerja yang realistis dan dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan  baik waktu, tenaga dan aspek lainnya, selamat bermusyawarah.