Pendampingan UMKM Kerupuk Tumpi Lewat Pengabdian KKM
Mahasiswa membantu perhitungan biaya dan pemasaran usaha pangan lokal.

SERANG — Usaha kerupuk tumpi, salah satu produk pangan khas warga desa, memperoleh sentuhan pendampingan dari mahasiswa STIE Dwimulya melalui program pengabdian Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kegiatan ini menyasar penguatan usaha mikro berbasis pangan lokal.
Mahasiswa membantu pelaku usaha dalam aspek manajemen produksi, perhitungan biaya, hingga strategi pemasaran. Pendampingan diarahkan agar usaha rumahan ini mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dari Dapur Rumahan ke Usaha Berdaya
Kerupuk tumpi mencerminkan potensi ekonomi berbasis kearifan pangan lokal. Namun, banyak pelaku usaha yang belum menghitung biaya produksi secara tepat, sehingga margin keuntungan sulit terukur.
Melalui edukasi pencatatan dan perhitungan harga pokok, mahasiswa membantu pelaku usaha memahami kondisi keuangannya. Dengan data yang jelas, pengambilan keputusan usaha menjadi lebih rasional.
Pendampingan usaha kerupuk tumpi menjadi contoh nyata bagaimana pengabdian kampus menyentuh langsung perekonomian masyarakat, menerjemahkan ilmu akuntansi dan manajemen menjadi manfaat yang membumi.